Trending Mamasa Dengan Headline Korupsi

Puntih - Dari isu yang beredar yang menjadi "Headline" beberapa Media Masa Digital, baik berupa "Video " disertai dengan ulasan mengenai " Fenomena" Dugaan Korupsi Di Mamasa beberapa dekade belakangan.

Silahkan Telusuri: Mamasa Korupsi

Berdasarkan data dan laporan terbaru hingga tahun 2025 dan awal 2026, memang terdapat sejumlah kasus yang menunjukkan indikasi serta penetapan tersangka terkait tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.



Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi sorotan penegak hukum (Kejati Sulbar dan Kejari Mamasa):


1. Korupsi Pembebasan Lahan Pasar Rakyat (2024-2025)
Ini adalah salah satu kasus besar yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.


Modus: Dugaan manipulasi administrasi dan persekongkolan dalam pembebasan lahan untuk pembangunan pasar rakyat di Mamasa.
Kerugian Negara: Diperkirakan mencapai "Rp5,7 miliar".
Status: Pada September 2025, Kejati telah menetapkan dan menahan tersangka, termasuk mantan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Mamasa berinisial "LT"dan seorang pihak swasta berinisial "HG".

2. Penyelewengan Dana Desa (DDS)
Beberapa desa di Mamasa masuk dalam radar penyidikan karena pengelolaan anggaran yang tidak transparan.

Desa Timoro: Kejari Mamasa menahan tiga tersangka (Kepala Desa dan Bendahara) terkait dugaan korupsi Dana Desa tahun anggaran 2022-2023 dengan kerugian sekitar "Rp391 juta".
Patok Batas Desa: Adanya laporan dari LSM (November 2025) mengenai dugaan penyalahgunaan Dana Desa untuk proyek pembuatan pal/patok batas antar desa yang nilainya mencapai miliaran rupiah secara kolektif dari ratusan desa.

3. Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK)
Penyimpangan juga ditemukan pada sektor pelayanan dasar.

Puskesmas Balla: Kejari Mamasa menetapkan tersangka terkait pengelolaan Dana BOK periode 2020-2023. Modusnya berupa pemotongan dana kegiatan yang merugikan negara sekitar "Rp1 miliar".

Ringkasan Indikasi Korupsi di Mamasa

Sektor -Proyek/Kegiatan -Estimasi Kerugian -Status Hukum (per 2025/2026) |
Infrastruktur :Lahan Pasar Rakyat  Rp5,7 Miliar Penetapan Tersangka & Penahanan
Kesehatan:  Dana BOK Puskesmas Rp1 Miliar Penetapan Tersangka
Desa: Dana Desa Timoro Rp391 Juta  Penetapan Tersangka
Desa : Proyek Batas Desa ~Rp6,6 Miliar  "Laporan/Aduan Masyarakat "

Dari Isu yang Berkembang: Secara keseluruhan, pihak Kejaksaan tampak sedang gencar melakukan penindakan, terutama pada sektor pengadaan lahan dan pengelolaan dana bantuan pemerintah.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak