Mengapa Samsung Menonaktifkan OS Tizen

Puntih -Pengalihan sistem operasi dari Tizen ke "Wear OS" (hasil kolaborasi Samsung dan Google) dimulai sejak peluncuran "Galaxy Watch 4" pada tahun 2021. Samsung secara resmi mulai "menonaktifkan" dukungan Tizen secara bertahap yang dijadwalkan selesai sepenuhnya pada tahun "2025".



Berikut adalah alasan utama mengapa Samsung memutuskan untuk menghentikan Tizen OS pada perangkat "smartwatch" mereka


1. Ekosistem Aplikasi yang Terbatas
Masalah terbesar Tizen adalah kurangnya dukungan dari pengembang pihak ketiga. Meskipun Tizen sangat efisien dan ringan, jumlah aplikasi di Galaxy Store tidak sebanyak di Google Play Store. Dengan beralih ke Wear OS, pengguna Galaxy Watch mendapatkan akses langsung ke aplikasi populer seperti "Google Maps, YouTube Music, Google Assistant," dan ribuan aplikasi lainnya yang sudah matang di ekosistem Android.

2. Integrasi Lebih Dalam dengan Android
Sebagai pemimpin pasar ponsel Android, Samsung ingin menciptakan pengalaman yang mulus (seamless) antara ponsel dan jam tangan. Menggunakan Wear OS memungkinkan sinkronisasi yang lebih baik untuk notifikasi, pengaturan, dan data kesehatan yang terintegrasi dengan layanan Google.

3. Efisiensi Pengembangan (Kolaborasi dengan Google)
Daripada membangun dan merawat OS sendiri dari nol, Samsung memilih bekerja sama dengan Google untuk menciptakan "Wear OS Powered by Samsung".
"Google" menyediakan basis sistem dan akses aplikasi.
"Samsung" menyumbangkan keahliannya dalam optimasi baterai dan desain antarmuka (One UI Watch).
Kolaborasi ini jauh lebih hemat biaya dan tenaga dibandingkan harus bersaing sendirian melawan "Apple Watch (watchOS)".

4. Fragmentasi Pasar
Memiliki dua sistem operasi yang berbeda (Tizen untuk jam tangan lama dan Wear OS untuk yang baru) membuat biaya operasional membengkak. Dengan mematikan Tizen, Samsung bisa memusatkan seluruh sumber daya mereka untuk mengembangkan satu platform saja agar lebih kompetitif di masa depan.

Jadwal "Menonaktifkan" Tizen (Timeline Penting):
Jika Anda masih menggunakan Galaxy Watch berbasis Tizen (seperti Galaxy Watch 3, Active 2, atau yang lebih lama), berikut adalah jadwal penghentian layanannya:

30 September 2024: Galaxy Store berhenti menjual konten berbayar (aplikasi/watch face) untuk perangkat Tizen.
31 Mei 2025: Pengguna tidak lagi bisa mengunduh konten gratis yang baru.
30 September 2025: Layanan "My Apps" di Galaxy Store akan dihentikan, artinya Anda tidak bisa lagi mengunduh ulang aplikasi yang sudah pernah dibeli/dimiliki.

Saran: Bagi Anda pengguna jam tangan Samsung lama, disarankan untuk segera mencadangkan atau mengunduh "watch face" dan aplikasi favorit sebelum layanan benar-benar ditutup pada akhir 2025.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak