Puntih - Saat ini (Maret 2026), "Voyager 1" berada di ruang antarbintang (interstellar space), jauh di luar gelembung pelindung Matahari yang disebut "heliosfer".
s
1. Jarak dari Bumi
Voyager 1 adalah objek buatan manusia terjauh dari Bumi. Per Maret 2026, jaraknya adalah "Sekitar 25,8 miliar kilometer" (atau sekitar 172,6 AU).
Sebagai gambaran, jarak ini setara dengan "172 kali" jarak dari Bumi ke Matahari.
Sinyal radio (yang bergerak dengan kecepatan cahaya) membutuhkan waktu sekitar "23 jam 54 menit" untuk menempuh perjalanan satu arah dari Bumi ke wahana tersebut.
2. Milestone "Satu Hari Cahaya"
Tahun 2026 adalah tahun yang bersejarah bagi misi ini. Pada sekitar "13–15 November 2026", Voyager 1 diprediksi akan mencapai jarak "1 hari cahaya" (sekitar 25,9 miliar km) dari Bumi. Ini berarti jika kita mengirim perintah hari ini, kita baru akan menerima balasannya dua hari kemudian (48 jam waktu pulang-pergi).
3. Status Kesehatan
Meskipun sudah berusia hampir 49 tahun (diluncurkan tahun 1977), Voyager 1 masih berkomunikasi dengan NASA melalui" Deep Space Network".
Lingkungan: Ia berada di wilayah yang sangat dingin dan gelap, namun tetap mendeteksi partikel-partikel dari bintang lain.
Energi: NASA terus mematikan instrumen non-vital dan pemanas secara bertahap untuk menghemat daya baterai nuklirnya (RTG), agar misi bisa bertahan setidaknya hingga tahun 2030-an.
Catatan: Voyager 1 tidak menuju ke bintang tertentu dalam waktu dekat. Dalam sekitar 40.000 tahun, ia akan melintas dalam jarak 1,6 tahun cahaya dari bintang "Gliese 445" di rasi bintang Camelopardalis.
Berikut adalah detail posisi dan status terbarunya
1. Jarak dari Bumi
Voyager 1 adalah objek buatan manusia terjauh dari Bumi. Per Maret 2026, jaraknya adalah "Sekitar 25,8 miliar kilometer" (atau sekitar 172,6 AU).
Sebagai gambaran, jarak ini setara dengan "172 kali" jarak dari Bumi ke Matahari.
Sinyal radio (yang bergerak dengan kecepatan cahaya) membutuhkan waktu sekitar "23 jam 54 menit" untuk menempuh perjalanan satu arah dari Bumi ke wahana tersebut.
2. Milestone "Satu Hari Cahaya"
Tahun 2026 adalah tahun yang bersejarah bagi misi ini. Pada sekitar "13–15 November 2026", Voyager 1 diprediksi akan mencapai jarak "1 hari cahaya" (sekitar 25,9 miliar km) dari Bumi. Ini berarti jika kita mengirim perintah hari ini, kita baru akan menerima balasannya dua hari kemudian (48 jam waktu pulang-pergi).
3. Status Kesehatan
Meskipun sudah berusia hampir 49 tahun (diluncurkan tahun 1977), Voyager 1 masih berkomunikasi dengan NASA melalui" Deep Space Network".
Lingkungan: Ia berada di wilayah yang sangat dingin dan gelap, namun tetap mendeteksi partikel-partikel dari bintang lain.
Energi: NASA terus mematikan instrumen non-vital dan pemanas secara bertahap untuk menghemat daya baterai nuklirnya (RTG), agar misi bisa bertahan setidaknya hingga tahun 2030-an.
Catatan: Voyager 1 tidak menuju ke bintang tertentu dalam waktu dekat. Dalam sekitar 40.000 tahun, ia akan melintas dalam jarak 1,6 tahun cahaya dari bintang "Gliese 445" di rasi bintang Camelopardalis.
Posting Komentar