Tentu, Samsung memiliki komitmen yang luas terhadap "teknologi hijau" (green technology) yang keberlanjutan.
Strategi lingkungan mereka mencakup beberapa pilar utama:
![]() |
| image: Samsung Electronic |
♻️ Ekonomi Sirkular (Circular Economy)
Samsung berfokus pada perpanjangan siklus hidup produk dan penggunaan kembali material:
Penggunaan Material Daur Ulang: Mereka secara aktif meningkatkan penggunaan material daur ulang (seperti plastik daur ulang dari jaring ikan, botol PET, dan barel air) di berbagai produk, termasuk lini Galaxy, PC, dan "wearable".
Perpanjangan Masa Pakai Produk:Memberikan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan dalam jangka waktu yang lebih lama (misalnya, hingga 7 tahun untuk seri Galaxy tertentu) untuk memaksimalkan penggunaan perangkat.
Pengumpulan dan Daur Ulang E-waste: Memperluas sistem pengumpulan dan daur ulang limbah elektronik (e-waste) secara global.
💨 Aksi Iklim (Climate Action)
Samsung memiliki target besar untuk mengurangi emisi dan beralih ke energi bersih:
Net Zero Emisi Karbon: Target mereka adalah mencapai "net zero" (netto nol) emisi karbon untuk divisi "Device eXperience" (DX) pada tahun 2030, dan seluruh perusahaan (termasuk "Device Solutions" - DS) pada tahun 2050.
Energi Terbarukan: Mereka berupaya beralih ke 100% energi terbarukan pada tahun 2050. Divisi DX telah mencapai tingkat transisi yang tinggi (misalnya, 93,4% pada akhir tahun 2024) di lokasi manufaktur global utama.
Efisiensi Energi Produk: Mengembangkan produk dengan konsumsi daya yang sangat rendah (ultra-low power) dan meningkatkan efisiensi energi untuk kategori produk utama.
🔬 Inovasi Teknologi Bersih (Clean Tech Innovation)
Samsung berinvestasi dalam teknologi baru untuk mengatasi tantangan lingkungan yang spesifik:
Penangkapan dan Pemanfaatan Karbon (Carbon Capture and Utilization - CCU): Penelitian dan pengembangan teknologi untuk menangkap karbon dioksida ($CO_2$) yang dihasilkan dari fasilitas manufaktur semikonduktor dan mendaur ulangnya sebagai sumber daya.
Pengurangan Gas Proses: Menggunakan dan mengembangkan sistem seperti "Regenerative Catalytic System" (RCS) untuk mengolah dan mengurangi emisi gas proses dari produksi semikonduktor.
Teknologi Udara Bersih: Melakukan penelitian dan pengembangan untuk filter inovatif dan teknologi lain untuk mendeteksi, menganalisis, dan menghilangkan materi partikulat (polusi udara).
💧 Pengurangan Air dan Polusi
Mereka juga berfokus pada penggunaan air dan pengelolaan limbah di lokasi operasional:
Daur Ulang Air: Membangun sistem daur ulang air dan mengoptimalkan penggunaannya dalam proses manufaktur, terutama di divisi semikonduktor.
Zero Waste to Landfill (Nihil Limbah ke TPA): Berusaha mencapai sertifikasi tingkat tertinggi *Zero Waste to Landfill* untuk semua lokasi bisnis global.
Secara keseluruhan, "Green Technology Samsung" adalah pendekatan yang komprehensif yang mencakup inovasi produk, efisiensi operasional, dan investasi dalam teknologi lingkungan mutakhir.
Apakah Anda ingin tahu lebih banyak tentang inisiatif teknologi hijau Samsung di bidang produk tertentu, seperti ponsel Galaxy atau semikonduktor?

Posting Komentar